Suara Kipas Angin Berdecit

Kipas angin berdecit, memecah malam
menyusuri dinding, meniti waktu
dalam ruang yang menunggu
pikiranku terhenti di layar
menyimak, tanpa suara balasan

Detik-detik bergulir, lambat
mengisi kesunyian dengan gema
langit di luar tetap menunduk
menyerap sisa-sisa harapan
yang menetes dari ujung jemari

Lelah menanti, aku beranjak
cahaya pagi menyelinap lembut
menghapus malam yang panjang
dan di sela-sela keraguan
aku temukan tenang, meski hampa

, , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *