Dari jendela bus, kulihat layar itu padam
Tangan menggenggam erat, menutup dengan ragu
Senyum tersungging, menyembunyikan bimbang
Detik-detik terhenti, jam dinding di angka dua belas
Titik-titik… menyisakan ruang tanpa suara
Di luar, jalan berkelok tanpa akhir
Roda berputar, membawa kita entah ke mana
Sebuah perjalanan, tanpa panduan pasti
Mungkin dunia memang berjalan sendiri
Sementara kita terdiam dalam teka-teki
