puisi tentang pertumbuhan batin
-
Kabel Listrik di Udara
Di depan pintu logam ini, aku menunggu,
detik berderak seperti suara
kabel listrik melintang di udara.Keheningan menggantung, dingin menusuk,
namun aku berusaha tersenyum,
meski hati berbisik pelan.Apakah Kau mendengar bisikan ini,
di antara deru mesin dan nafas?
Aku berharap, berharap tak sia-sia.Pintu tetap tertutup, waktu melambat,
namun aku sadar, di balik semua …
-
Cahaya Kulkas Tengah Malam
Kulkas, engkau berdiri kokoh di sana
Menjaga dingin di tengah malam, sunyi
Cahaya kecilmu menari, menari,
Menemani aku yang terjaga sendiriKabel listrik melintang di udara,
Menghubungkan dunia yang terjaga,
Seperti pikiran yang berulang, ulang,
Mengisi ruang kosong dalam jiwaAku bercerita padamu, kulkas tua,
Tentang mimpi yang tertinggal di masa lalu,
Yang kini terbang, …
-
Ember Air di Kamar
Alarm berdering, sunyi mengisi ruang
Cahaya pagi mengintip di balik tirai
ember air penuh, diam menunggu
menghapus sisa mimpi yang tertinggalMematikannya kembali, tenggelam dalam selimut
Detik-detik berlalu, waktu yang tak terburu
menyadari, dalam keraguan ada damai
bahwa penyesalan juga bagian dari tumbuh
