Kulkas, engkau berdiri kokoh di sana
Menjaga dingin di tengah malam, sunyi
Cahaya kecilmu menari, menari,
Menemani aku yang terjaga sendiri
Kabel listrik melintang di udara,
Menghubungkan dunia yang terjaga,
Seperti pikiran yang berulang, ulang,
Mengisi ruang kosong dalam jiwa
Aku bercerita padamu, kulkas tua,
Tentang mimpi yang tertinggal di masa lalu,
Yang kini terbang, terbang jauh,
Meninggalkan rasa yang tak mau berlalu
Namun, dalam penyangkalan ini, aku tahu,
Penyesalan adalah bagian dari tumbuh,
Seperti cahaya kecilmu yang terus, terus,
Menerangi malam, tanpa ragu

Leave a Reply