puisi tentang pilihan untuk pergi
-
Kaleng Biskuit di Sudut
Di sudut dapur, kaleng biskuit usang
menanti benang dan jarum
seperti menanti langkahmu pulang
tanpa suara, tanpa gemuruh
mengapa tak kembali, meski sejenak
ada bisikan yang tak terucapMalam menggulirkan pertanyaan
di antara desir angin dan daun
kau pergi, meninggalkan jejak samar
seringkali bertanya pada bintang
adakah tempat yang lebih hangat
dari dekapan yang tak …
