puisi tentang rindu yang tenang
-
Jam Dinding di Angka Dua
Malam merayap masuk tanpa suara,
seperti pesanmu yang kubaca ulang,
huruf-huruf kecil berderet ragu,
jam dinding berhenti di angka dua belas,
menyimpan waktu yang tak bergerak.Kata-kata kita melayang,
dalam ruang yang tak berujung,
menghidupkan kembali harap,
yang dulu kita bisikkan pelan,
sebelum pagi menghapus jejaknya.Aku berbicara pada masa lalu,
tanpa menuntut jawaban pasti,
…
-
Kabel Charger dan Kain Sarung
Kabel charger menggulung pelan
di tangan yang lelah meraba
seperti kenangan yang kusimpan
di antara kain sarung di kursi plastik.Menggulung, menggulung, tanpa suara
seperti rindu yang tak pernah tuntas
melingkar di sudut hati
mencari tempat untuk berlabuh.Di sini, aku bicara pada diri
mencari arti di setiap lilitan
menyimpan jeda panjang di tengah,
menghela …
-
Gelang di Bawah Tempat Tidur
di bawah tempat tidur, gelang kecil terselip,
suara anak-anak bermain petak umpet,
mengisi ruang yang dulu hangat,
sekarang dingin namun berusaha ramah,
menyambut keheningan yang menetapaku meraih kenangan, tak berbisik,
gelang itu mengingatkan, tanpa janji,
bahwa rindu, bagai angin,
tak perlu kembali ke asalnya,
cukup mengisi ruang kosong dengan tenang
-
The Clock at Midnight
The cat slips through the open door,
A ghost in the moonlit garden,
Leaves rustle in a whispered farewell,
While the clock halts at twelve.Stars flicker in the vast, distant sky,
An echo of something once familiar,
I watch from a window, unseen,
As time pauses, holding its breath.The night stretches into endless …
