Kepada kamu yang jauh, di sana
Aku menulis ini dalam jeda,
Menarik napas panjang, sebelum suara
Dari ponselku menghubungi kita.
Di kejauhan, adzan magrib bergema,
Seolah mengisi ruang di antara kita,
Suara dingin, berusaha ramah,
Menembus jarak, yang tak mudah.
Namun di tengah tersesat, dalam kata,
Aku temukan arah, yang selama ini,
Tersembunyi di balik suara,
Menuntun kita pulang, ke dalam hati.
