Aku mengetuk pintu yang salah,
suara adzan magrib merayap,
mengantar harum yang tak dinanti.
Di dalam keremangan, pintu terbuka,
wajah asing menatapku,
seperti mencari makna di kelopak layu.
Terselip di retakan senyum,
sebuah keindahan tak terduga,
menemukan alamat di hati yang salah

Leave a Reply