puisi tentang suara masa lalu
-
Nada Dering di Atap Seng
Nada dering itu menggema,
di bawah atap seng basah,
seperti suara dari masa lalu.Seolah surat yang tak terkirim,
berbisik pelan di telinga,
menyentuh hati yang takut bicara.Hujan mengetuk lembut,
menghapus jejak kenangan,
di atas seng yang berkarat.Menyadari dunia terus melaju,
tanpa kita bisa memahami,
seperti nada dering yang hilang.
-
Gelang di Bawah Tempat Tidur
di bawah tempat tidur, gelang kecil terselip,
suara anak-anak bermain petak umpet,
mengisi ruang yang dulu hangat,
sekarang dingin namun berusaha ramah,
menyambut keheningan yang menetapaku meraih kenangan, tak berbisik,
gelang itu mengingatkan, tanpa janji,
bahwa rindu, bagai angin,
tak perlu kembali ke asalnya,
cukup mengisi ruang kosong dengan tenang
