Nada Dering di Atap Seng

Nada dering itu menggema,
di bawah atap seng basah,
seperti suara dari masa lalu.

Seolah surat yang tak terkirim,
berbisik pelan di telinga,
menyentuh hati yang takut bicara.

Hujan mengetuk lembut,
menghapus jejak kenangan,
di atas seng yang berkarat.

Menyadari dunia terus melaju,
tanpa kita bisa memahami,
seperti nada dering yang hilang.

, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *