Gelas Bening Berembun

Di sudut kamar, pakaian teronggok,
menanti sentuhan air dan sabun.
Di luar, suara doa lirih terdengar,
tak tahu siapa yang memohon.

Gelas bening berembun di meja,
saksi bisu percakapan malam,
antara kerasnya janji yang terucap,
dan bisikan hati yang mengalah.

Waktu merayap pelan,
menyentuh setiap sudut ruangan.
Aku di sini, mendengar tanpa tahu,
membiarkan diri menjadi bagian dari waktu.

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *