Ya Tuhan, aku terpuruk
Dalam keraguan yang tak kunjung reda
Setiap langkah terasa berat
Di persimpangan yang tak berujung
Aku benar-benar letih
Menggenggam harapan yang pudar
Mencari cahaya di kegelapan
Lalu kapan aku bisa bernaung
Untuk apa terus berjuang
Di tengah heningnya suara
Yang seolah tak terdengar
Sungguh, aku benar-benar letih
Tetesan di Ember
Menjelang malam, pesan terakhirdi layar, sunyi tak bertepigenteng bocor, tetesjatuh…

Leave a Reply