Di tengah jalan yang sepi,
Seperti hari-hari yang lalu,
Menapaki jejak yang sama,
Menapaki langkah yang biasa,
Hingga datang cahaya lembayung,
Seorang bidadari menampakkan diri,
Membuat hatiku bergetar,
Sungguh, kau memberi warna baru,
Hingga segalanya bersinar,
Seperti sinar senja yang memukau,
Hanya satu ungkapan untukmu,
Sinar senja yang memikat,
Tag Puisi: harapan di ujung jalan
-
Sinar Senja
-
Jejak di Pasir
ombak berbisik
saat senja menanggalkan cahaya
menggugurkan harapan
dan menumbuhkan hikmah perjalanan
bagai kapal berlayar menjauh dari dermaga
ingin kutemukan kembali pulau yang sepi
sejak dingin memisahkan tawa dan kesedihan
tak pernah lagi kutapaki
jejak yang samar bagai desir;
menyerap air mata terakhir.
-
Jejak di Pasir
Kakiku terbenam dalam pasir,
Tiada sinar mentari yang bersinar,
Hanya desiran ombak menambah lelah,
Senja menjelang, waktu tak tertepis.
Manusia berlari mengejar bayang,
Demi impian yang tak kunjung datang,
Jangankan untuk beristirahat,
Menyadari hidup terasa terlewat.
Pelaut tanpa arah,
Tak ada waktu selain berlayar,
Letih pun tak pernah terasa,
Hingga akhirnya terdampar di pantai,
Menghitung semua yang telah hilang,
Di depan gerbang kehidupan yang panjang.
“Hidup ini sementara, nikmati setiap detik, berlayar secukupnya, bersenang-senang secukupnya, dan berdoa sebanyak-banyaknya”
