Jejak di Pasir

Kakiku terbenam dalam pasir,
Tiada sinar mentari yang bersinar,
Hanya desiran ombak menambah lelah,
Senja menjelang, waktu tak tertepis.
Manusia berlari mengejar bayang,
Demi impian yang tak kunjung datang,
Jangankan untuk beristirahat,
Menyadari hidup terasa terlewat.
Pelaut tanpa arah,
Tak ada waktu selain berlayar,
Letih pun tak pernah terasa,
Hingga akhirnya terdampar di pantai,
Menghitung semua yang telah hilang,
Di depan gerbang kehidupan yang panjang.
“Hidup ini sementara, nikmati setiap detik, berlayar secukupnya, bersenang-senang secukupnya, dan berdoa sebanyak-banyaknya”

, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *