kesunyian yang menenangkan
-
Cahaya Kulkas Tengah Malam
Kulkas, engkau berdiri kokoh di sana
Menjaga dingin di tengah malam, sunyi
Cahaya kecilmu menari, menari,
Menemani aku yang terjaga sendiriKabel listrik melintang di udara,
Menghubungkan dunia yang terjaga,
Seperti pikiran yang berulang, ulang,
Mengisi ruang kosong dalam jiwaAku bercerita padamu, kulkas tua,
Tentang mimpi yang tertinggal di masa lalu,
Yang kini terbang, …
-
Papan Nama Toko yang Pudar
Di bawah papan nama toko yang pudar,
aku mendengar doa tanpa suara,
pesan yang tak sempat terucap,
terhapus dalam getir yang tenang.Kata-kata tersangkut di ujung jari,
menyelinap di antara huruf yang gugur,
seperti daun-daun kering,
jatuh sebelum angin sempat meniup.Di sudut jalan yang sunyi,
waktu berlalu tanpa tergesa,
membiarkan pesan yang hilang,
berbicara …
-
Hujan di Atap Seng
Di bawah atap seng, hujan mengetuk lembut,
menemani detik-detik yang menggantung,
pesan itu tak kunjung tiba.Ruang kosong di layar, sepi tanpa suara,
seperti menunggu angin mengusap pipi,
tanpa harap, tanpa tanya.Kini, di antara rintik yang jatuh,
ada cahaya kecil menyusup,
mengisi kelelahan dengan damai.
-
Suara TV di Petang Hari
Dari balik jendela, kulihat
anak-anak berlarian
suara mereka
mengisi senja
seperti TV yang menyala
menyuarakan keramaian
mengusir letih yang menari.Menyalakan TV, hanya untuk
mendengar suara
yang tak kukenal
mengisi ruang kosong
dengan irama napas
yang terus bertahan
biarkan waktu berbicara.
