Di bawah atap seng, hujan mengetuk lembut,
menemani detik-detik yang menggantung,
pesan itu tak kunjung tiba.
Ruang kosong di layar, sepi tanpa suara,
seperti menunggu angin mengusap pipi,
tanpa harap, tanpa tanya.
Kini, di antara rintik yang jatuh,
ada cahaya kecil menyusup,
mengisi kelelahan dengan damai.

Leave a Reply