kuharap kita dapat bertemu di ujung senja
seperti embun yang tak jatuh dan suara yang tak terucap
mengalir lembut, menari seirama alunan hati
sekelebat cahaya samar
aku menulis di atas pasir basah berbisik lembut
bola mataku terantuk bayang-bayang menanti
kemarin dan hari ini telah hampa dan sepi
esok semoga tak lebih kelam menyelimuti
kucari jejakmu di balik awan menanti mentari
kuangkat harapan bagaimana datangnya sinar pagi
kubelah cakrawala biar kapal pelaut terombang-ambing
aku sadar rambutku sedikit berantakan, walau pikiran tak jernih
kemanapun langkahku melangkah jauh
kau tak akan pernah ada dan hadir dalam hidupku.
Tag Puisi: perpisahan yang tak terhindarkan
-
Di Ujung Senja
-
Hening di Antara Bintang
Karena,
Takkan pernah kita bersua,
Maka aku menulis bait-bait jiwa,
Di mana semesta berputar sesuai harapanku,
Dan kau serta aku menjadi satu…Hanya bisa memanggil kenangan untuk mengusir sepi,
Namun ia datang dengan teman setia,
Selalu membawa kerinduan.
Terbayang suatu saat jari kita bersatu,
Terlelap bersama di bawah cahaya malam.
Hening ini selalu membawaku padamu
-
Secangkir Kenangan
Baru saja ingin kutawarkan secangkir kenangan yang hangat,
ternyata pagi lebih dahulu mencuri senyummu dari pelukan,
Baiklah, akan kuseduh pahitnya dengan pelan,
dan manisnya, biarlah menguap dalam cahaya mentari.
-
jejak di pasir
senja jingga di tepi laut
ombak berbisik sebelum malam tiba
hari ini angin laut membawa kabar duka
ikan-ikan kecil terjebak dalam jaring kesedihan
pantai kenangan di hati tinggal pasir dan kerang
-
Kegelapan Senja
gelap menyelimuti jalan,
menyusuri jejak yang hilang,
dalam hening yang menggigit,
warna-warni sirna,
tak ada lagi tawa anak-anak,
dan tak ada lagi sorak-sorai,
semua terbenam,ndalam kesunyian,
mungkin aku mulai meragu,
dengan semua yang tersisa,
mungkin kamu akan pergi menjauh,
hingga aku terpuruk tanpa arah
-
MENYISAKAN KENANGAN
Hari-hari berlalu Tanpa jejakmu di sini
Apakah kau tahu Betapa dalamnya rasa ini?
Suaramu yang hanya terbayang
Membuat kerinduan ini semakin membara
Aku selalu mengingatmu
Namun, apakah kau pernah teringat padaku?
Kasih, di manakah kau kini?
Apakah hatimu merindukanku?
Atau kau telah melupakan janji kita?
Maafkan aku, kasih
Ku harus pergi menyingkirkan rasa ini
Kau telah pergi jauh dari harapan
Dan kini, aku pun harus melangkah pergi
-
Jejak yang Terpisah
di tengah gemuruh tak mampu menembus sepi kita…
biarkan cahaya menari di antara bayang-bayang ini…
jika embun pagi tak bisa menyejukkan jiwa kita,
biarkan tawa itu mengalir dalam setiap langkah ini…
kita tak bisa beriringan dan menyatu sepenuhnya…
tetapi kita masih bisa mengagumi langit yang sama…
walau langkah ini tak sejalan, harapan tetap bersemi…
karena rasa yang tulus ini… hidup dan terpatri dalam jiwa…
aku mencintaimu selamanya yang bisa ku berikan
-
Jejak di Pasir
Jejak langkah menorehkan kisah
beragam warna telah kita ukir
canda dan air mata
tersimpan dalam jiwa
Sahabat…
genggam hatiku
aku ada dalam detak nadimu
meski terpisah oleh lautan dan waktu
aku selamanya bersamamu
