Secangkir Kenangan

Baru saja ingin kutawarkan secangkir kenangan yang hangat,
ternyata pagi lebih dahulu mencuri senyummu dari pelukan,
Baiklah, akan kuseduh pahitnya dengan pelan,
dan manisnya, biarlah menguap dalam cahaya mentari.

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *