puisi tentang kenangan masa lalu
-
Cermin Pagi dan Papan Nama
Menyisir rambut di cermin kabur,
pagi berbisik lewat jendela terbuka.
Catatan lama tergeletak di meja,
menyimpan cerita yang tak semua manis.Garis miring memisah antara kalimat,
seperti jarak antara kemarin dan hari ini.
Papan nama toko di ujung jalan,
pudar oleh waktu, tetap berdiri.Ragu menyelinap saat rambut terurai,
satu demi satu helai jatuh.
Membaca …
-
A Small Bracelet Under the
A small bracelet under the bed,
dusty memories woven in threads,
whispering tales of what never was.A biscuit tin, now a sewing box,
holds stories untold,
love isn't about holding tight.
-
Foto Di Bawah Laci
di bawah laci itu, kutemukan selembar kenangan
wajah-wajah tersenyum, tak lekang oleh waktu
orang bilang, kenangan adalah jendela
tapi bagiku, ia pintu yang tertutup rapat
pohon ketapang di depan rumah
menggugurkan daun-daun tua
seperti mengingatkan, segalanya berubahorang bilang, cinta itu memiliki
tapi kutafsir, ia adalah melepaskan
layaknya foto yang kusimpan,
hanya bisa kurasai, tidak …
-
Kipas Angin dan Kenangan
Di depan kipas angin berputar pelan
Rambut basah menyibak cerita lama
Menyisir angin yang tak pernah diamDi warung kopi pinggir jalan sepi
Kursi-kursi kosong menunggu pagi
Aroma biji kopi mengingatkan kembaliDalam mimpi yang samar berbisik
Ada tawa, ada harap, ada jejak
Semua terangkai dalam sunyiTersenyum di tengah kehilangan
Angin membawa pergi segala …
-
Cahaya Ponsel di Malam Sunyi
Di tengah malam, layar ponsel bersinar
Mengusir gelap yang menyelimutiku
Suara anak-anak bermain petak umpet
Masih terngiang dalam ingatan yang samar
Aku tersenyum, meski hati sedikit perih
Menatap layar, seolah ada yang menatap balik
Mengulang namamu dalam sunyi yang panjangKehilangan ini tidak sepi, tidak sendiri
Ada bisik-bisik dari masa lalu
Mengajak berdamai dengan diri …
-
Kain di Toko Sepi
Di toko yang sepi, aku menemani ibu
Memilih kain di antara warna-warna bisu
Genteng bocor menetes di ember tua
Seperti waktu yang menetes perlahan
Menemani kami dalam diam yang panjangAku melihat ibu tersenyum samar
Menyentuh kain dengan jemari lembutnya
Setiap helai membawa kenangan masa lalu
Hingga akhirnya aku terjaga
Dan menyadari yang tinggal hanya …
