Di depan kipas angin berputar pelan
Rambut basah menyibak cerita lama
Menyisir angin yang tak pernah diam
Di warung kopi pinggir jalan sepi
Kursi-kursi kosong menunggu pagi
Aroma biji kopi mengingatkan kembali
Dalam mimpi yang samar berbisik
Ada tawa, ada harap, ada jejak
Semua terangkai dalam sunyi
Tersenyum di tengah kehilangan
Angin membawa pergi segala resah
Yang tinggal hanya kenangan

Leave a Reply