puisi tentang kenangan yang hilang
-
Kipas dan Sendal di Pintu
Rambut basah menari di depan kipas,
mengurai kenangan tanpa suara.
Sendal jepit diam di dekat pintu.Di antara hembusan angin,
terdengar bisikan yang tak datang lagi,
mengisi ruang yang kau tinggalkan.Kutatap langit-langit, putih dan tenang,
seperti menunggu jawaban,
dari waktu yang kini membisu.Dalam keletihan ini,
kulihat cahaya kecil menari,
menyambut hari baru.
-
Tikar di Bawah Langit
Di parkiran sunyi, kita berpisah tanpa suara
angin membawa aroma bensin dan daun kering
menyapu jejak langkah yang tertinggal.Tikar digelar di ruang tamu, kosong
bekas duduk yang takkan kembali
menggulung kenangan dalam lipatan.Lampu jalan menyala, menggantikan cahaya siang
mengantar malam kepada kita yang terdiam
menerima kerinduan tanpa lambaian.Langit menutup tanpa bintang, hanya …
-
Daftar Belanja yang Tak Jadi
di kursi tunggu puskesmas, aku duduk
membaca daftar belanja yang kususun
kertas lusuh, penuh coretan harapan
setiap barang punya cerita
tentang kita yang tak lagi ada
tapi tetap terasa nyataaku berbicara pada ruang kosong
menggenggam hampa di antara jari
mencari jejakmu dalam daftar ini
seolah waktu bisa diputar kembali
namun dunia terus berputar
tanpa …
-
Raindrops on a Foggy Window
Drops race down glass, a silent race,
whispers of journeys left untold.
Bus hums a familiar tune,
passengers lost in their own worlds,
the foggy window a canvas of dreams.Gaze through the misty pane,
seek meaning in the scattered rain.
Hands clutch a warm, clear glass,
condensation trickles down,
fingers trace patterns of forgotten …
