Tikar di Bawah Langit

Di parkiran sunyi, kita berpisah tanpa suara
angin membawa aroma bensin dan daun kering
menyapu jejak langkah yang tertinggal.

Tikar digelar di ruang tamu, kosong
bekas duduk yang takkan kembali
menggulung kenangan dalam lipatan.

Lampu jalan menyala, menggantikan cahaya siang
mengantar malam kepada kita yang terdiam
menerima kerinduan tanpa lambaian.

Langit menutup tanpa bintang, hanya awan
mengisyaratkan akhir tanpa alasan
dan kita belajar untuk tetap berjalan.

, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *