puisi tentang kesabaran
-
Kaleng Biskuit dan Langit Mendung
Di bawah langit mendung, menunggu
menunggu ojek datang, pelan
seperti kaleng biskuit bekasJahit waktu dengan sabar
jahit dengan jarum tajam
menembus kain hari iniDalam cermin, ada bayang
bayang yang tak harus selesai
seperti langit mendung ini
-
Tetesan di Ember
Menulis kata-kata yang tak terucap
di atas kertas yang mulai kusut
menunggu jawaban dalam heningGenteng bocor menetes di ember
seperti detik yang perlahan berlalu
dingin namun tetap menantiMenggenggam harapan dalam genggaman
sambil mengintip layar berkedip
mencari arti dalam sunyiPesan yang tak kunjung datang
mengajariku untuk bersabar
menjadi bagian dari waktu
