puisi tentang menerima ketidaksempurnaan
-
Serpihan Kaca di Teras
Di lantai berserakan serpihan kaca,
cahaya pagi memantul tanpa malu.
Sapu di tangan, hati berdebar,
mengumpulkan sisa-sisa yang tersisa.
Rak sepatu di teras menyaksikan,
tanpa suara, tanpa tanya.Langkah kaki menghindari tajamnya,
seperti menghindar dari luka lama.
Tak ada yang harus indah,
hanya kebenaran yang ingin diucap.
Cermin di sudut, menatap balik,
menggenggam keberanian yang …
-
A Map in the Living
We spread the map on the floor, floor
where the patterns of the rug, rug
tell stories of wanderers lost, lost
in search of a place not found.Your voice, an echo, echo
in the silence of the walls, walls
where whispers linger, linger
like shadows of forgotten calls.The address slips away, away
like …
-
Di Bawah Atap Seng
Langkah kaki kita menyusuri jalan basah,
di bawah atap seng yang bergemuruh.
Alamat yang salah kita cari bersama,
diam di luar, riuh di dalam hati.Hujan jatuh, menari di atas seng tua,
menghapus jejak kita yang keliru.
Kita tertawa, meski tersesat di jalan,
bahagia tak selalu berarti utuh.
-
Newspaper on the Coffee Table
Pages rustle like tired whispers,
ink smudged by restless hands.
An ashtray overflows with stories,
each cigarette a promise forgotten.
I hear the echoes of silent thoughts.Words drift like smoke in the air,
headlines scream without a sound.
Promises linger like ghosts,
waiting to be believed or ignored.
Not all vows need to be …
-
Balon di Langit Senja
Di warung kopi pinggir jalan,
kulihat balon terbang perlahan,
menghilang di antara awan.Genggaman yang terlepas,
seperti janji yang pudar,
dalam hembusan napas kita.Kita saling bercermin,
mengampuni tanpa lupa,
dalam senja yang tenang.Kepergian balon itu,
meninggalkan jejak samar,
perasaan tak harus tuntas.
-
Gelas Bening Berembun
Di toko sepi, ibu memandang kain,
tersembunyi bimbang dalam senyumnya,
gelas bening berembun di tangan.Kenangan ini, menggantung di udara,
seperti embun yang perlahan menghilang,
tak semua rasa harus tuntas.
-
Screen Glow in the Dark
Flickering lights, whispers of night
Eyes tracing patterns on glass
Silent echoes… caught in pixelsA glance through the bus window
Yards with drying clothes sway
Stories untold… between breathsDarkness embraces the room
Fingers dance on glowing keys
Not all endings… need closure
-
Shards on the Floor
Through the window, I see
see the shards scattered
scattered like thoughts
thoughts broken,
broken glass, glistening
glistening in the morning lightA clear glass, dew-kissed
kissed by cold air,
air heavy with silence
silence echoes, echoes
echoes of yesterday's fall
falling doesn't mean an end
-
Chairs After Guests Depart
The rain drums softly on the tin roof,
each drop a whisper in the night.
I gather chairs, their legs scraping
against the floor—echoes of laughter
that linger still, despite the silence.
In this quiet, I send a prayer,
for those who left, and those who stay.The room feels larger now, emptier,
as if …
-
Aroma Deterjen di Ujung Hari
Pakaian menumpuk, menunggu sentuhan tangan
Aroma deterjen yang tak kunjung hadir
Janji-janji terucap, menggantung di udara
Mengalir bersama waktu yang terbuang
Aku menahan, menahan marah yang mendesakLaundry kiloan, harapan yang terucap
Bersama detik yang terus berdetak
Mengurai kesabaran yang kian menipis
Aku menahan, menahan diri dari teriakan
Menghitung janji yang tak sempat ditepatiMenatap …
