Pakaian menumpuk, menunggu sentuhan tangan
Aroma deterjen yang tak kunjung hadir
Janji-janji terucap, menggantung di udara
Mengalir bersama waktu yang terbuang
Aku menahan, menahan marah yang mendesak
Laundry kiloan, harapan yang terucap
Bersama detik yang terus berdetak
Mengurai kesabaran yang kian menipis
Aku menahan, menahan diri dari teriakan
Menghitung janji yang tak sempat ditepati
Menatap cucian, menatap beban yang berat
Aroma deterjen, janji yang tak terwujud
Menggumpal di sudut, menunggu waktu
Aku menahan, menahan amarah yang menggelegak
Menunggu hari esok yang mungkin berbeda
Janji-janji terserak, tak semua harus ditepati
Aroma deterjen, menguap bersama harapan
Mengalir di udara, bersama napas panjang
Aku menahan, menahan diri dari kecewa
Menerima bahwa tidak semua harus terjawab

Leave a Reply