puisi tentang pencarian makna
-
Lorong dan Papan Nama Pudar
Di lorong kantor yang sepi, aku menunggu,
kursi-kursi berderet, kosong dan dingin,
detak jam terdengar jelas, memecah sunyi,
papan nama toko di seberang, pudar warnanya,
seperti cerita lama yang nyaris terlupaLangit-langit putih, menatapku tanpa ekspresi,
detik melambat, menggantung di udara,
sepatu-sepatu berlalu, meninggalkan jejak samar,
pintu tertutup rapat, menyimpan rahasia,
aku menanti, mencari makna …
-
Aroma Deterjen di Sudut Kamar
Di sudut kamar, menumpuk baju kotor
Aroma deterjen menyelinap dari laundry kiloan
Aku menunduk dalam diam, bertanya
Mengapa beban ini tak kunjung usai
Meski cinta sempat kujadikan alasanDalam sunyi, aku mengurai harap
Mencari jawaban di antara kain lusuh
Entah mengapa, rasa ini kian menekan
Hingga kusadari, cinta bukanlah jawab
Namun keikhlasan menerima yang meringankan
-
Charger and Water Bucket
The cable winds and winds,
around my fingers, around my thoughts.
I seek clarity in the loops,
but the knots remain,
silent, silent… like a prayer
echoing in the tiled room,
where the water bucket sits.Repetition, repetition of days,
of breaths held in pauses,
of moments tangled in silence.
I ask, I wonder,
in …
-
Morning Door Latch
The door clicks shut, echoing softly
softly, the fan creaks in the silence,
silence that wraps the room, a blanket
blanket of thoughts, swirling, restless
restless like the wind outside, whispering
whispering of what we thought was enough.Enough to fill the spaces, these walls
walls that hold secrets, murmuring
murmuring of mornings past, the …
-
Asbak Penuh Abu
Di ruang tunggu ini, aku menunggu, menunggu
Menghitung detik yang menguap di udara
Asbak penuh abu, saksi bisu
Kepada siapa aku bicara, bicara
Tentang luka yang tak sembuh
Yang menari di tepi kesadaranKursi-kursi berderit, berderit
Memanggil nama yang tak pernah dikenal
Seolah ingin berbagi cerita
Namun kita hanya bertukar pandang, pandang
Dalam diam yang …
