puisi tentang refleksi diri
-
Kopi Dingin Sebelum Subuh
Sepi di dapur, kursi kayu berderit
Kopi dingin menunggu di meja
Suara anak-anak main petak umpet
Di luar jendela yang terbuka
Mengenang catatan lama yang usangTinta pudar, kata-kata tertinggal
Menyeruput masa lalu yang pahit
Dari kejauhan, rasa ingin tahu
Menyapa pagi yang belum tiba
Satu halaman tanpa ceritaSuara riang di kejauhan terusik
Membawa …
-
Cahaya Ponsel di Malam Sunyi
Di tengah malam, layar ponsel bersinar
Mengusir gelap yang menyelimutiku
Suara anak-anak bermain petak umpet
Masih terngiang dalam ingatan yang samar
Aku tersenyum, meski hati sedikit perih
Menatap layar, seolah ada yang menatap balik
Mengulang namamu dalam sunyi yang panjangKehilangan ini tidak sepi, tidak sendiri
Ada bisik-bisik dari masa lalu
Mengajak berdamai dengan diri …
-
Tikar di Ruang Tamu
kursi-kursi kembali sunyi,
seperti tikar yang digelar,
dengan cerita yang tertinggal di sela anyaman.
suara tamu perlahan menguap,
menyisakan hanya detak jam dinding,
dan napas malam yang panjang.
aku menatap lantai, mencari jejak yang tertinggal.tikar tersusun rapi,
seperti mengingatkan tentang hari yang berlalu.
setiap sudut menyimpan sisa tawa,
yang kini berbisik dalam sunyi.
aku …
-
Shards on the Floor
Through the window, I see
see the shards scattered
scattered like thoughts
thoughts broken,
broken glass, glistening
glistening in the morning lightA clear glass, dew-kissed
kissed by cold air,
air heavy with silence
silence echoes, echoes
echoes of yesterday's fall
falling doesn't mean an end
-
Cahaya Kulkas di Tengah Malam
Di tengah malam, pintu kulkas terbuka
Cahaya putih menari di wajahku
Seperti mimpi yang terpotong,
menggantung di antara
rak sepatu di teras
dan dengkuran malam.Langkah kaki samar,
meraba-raba rasa lapar
yang manis namun getir,
menggulung dalam keremangan
seperti ingatan
yang tak selesai.Malam menguap,
menyisakan setitik
keraguan di sudut mata.
Aku berdamai
dengan diri …
