Gerimis di Atap Parkir

Gerimis jatuh, berbisik di atap parkir
Mengalir perlahan, menari di udara
Di antara dua dunia, aku berdiri
Menyaksikan air membentuk cerita
Mengulang masa lalu, di setiap tetes
Mengulang kenangan, yang tak sempurna
Ember air di kamar mandi, penuh harap

Di bawah atap, suara mengisi ruang
Menemani sepi yang datang bertandang
Hujan kecil, menghapus jejak langkah
Yang tertinggal di jalanan basah
Di antara dua dunia, aku terdiam
Mencari makna di balik air mengalir
Yang tak henti mengingatkan masa lalu

Gerimis berhenti, meninggalkan jejak
Di atap parkir, kenangan tersimpan
Di antara dua dunia, aku tersadar
Bahwa penyesalan adalah bagian dari tumbuh
Seperti air yang mengalir, tiada henti
Mengisi ruang kosong di hati yang tenang
Dan menuntun pada penerimaan yang baru

, , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *