puisi tentang refleksi diri
-
Midnight Fridge Light
In the cool glow of midnight's breath,
I find the fridge's light a gentle pause
Reflecting on the day’s quiet echoes,
While shadows of the past linger softly
Across the yard, where clothesline sways,
Memories hang like forgotten garments,
In the stillness, I hear my own heartThe chill of night whispers old stories,
Each …
-
Cermin Pagi dan Papan Nama
Menyisir rambut di cermin kabur,
pagi berbisik lewat jendela terbuka.
Catatan lama tergeletak di meja,
menyimpan cerita yang tak semua manis.Garis miring memisah antara kalimat,
seperti jarak antara kemarin dan hari ini.
Papan nama toko di ujung jalan,
pudar oleh waktu, tetap berdiri.Ragu menyelinap saat rambut terurai,
satu demi satu helai jatuh.
Membaca …
-
Kopi Dingin di Kursi Plastik
Di kursi plastik, sarung tergantung malas,
Kopi dingin tersisa sebelum subuh,
Menyeruput pahit yang tak lagi hangat.Langit kelam, angin berbisik pelan,
Mata menatap jauh, mencari jawaban,
Tapi ragu menyelinap, mengisi ruang.Pagi tak selalu datang dengan kemenangan,
Kadang hanya sepi yang menunggu,
Mengajarkan tak semua harus dimenangkan.
-
Serpihan Kaca di Teras
Di lantai berserakan serpihan kaca,
cahaya pagi memantul tanpa malu.
Sapu di tangan, hati berdebar,
mengumpulkan sisa-sisa yang tersisa.
Rak sepatu di teras menyaksikan,
tanpa suara, tanpa tanya.Langkah kaki menghindari tajamnya,
seperti menghindar dari luka lama.
Tak ada yang harus indah,
hanya kebenaran yang ingin diucap.
Cermin di sudut, menatap balik,
menggenggam keberanian yang …
-
Kaleng Biskuit dan Langit Mendung
Di bawah langit mendung, menunggu
menunggu ojek datang, pelan
seperti kaleng biskuit bekasJahit waktu dengan sabar
jahit dengan jarum tajam
menembus kain hari iniDalam cermin, ada bayang
bayang yang tak harus selesai
seperti langit mendung ini
-
Sendal Jepit di Pintu
Kursi-kursi kembali berdiri,
menyisakan jejak percakapan yang samar.
Di sudut, sendal jepit menunggu,
seperti saksi bisu malam tadi.Dari tempat jauh, aku memandang,
mencari makna di balik keheningan.
Tak semua harus dimenangkan,
dalam sunyi, ada yang tersimpan.
-
The Squeaking Fan
After the laughter and the clinking glasses,
I stand by the window, watching,
The broom dances across the scattered leaves.A fan creaks, a whisper in the silence,
The night holds its breath,
While I listen to my own quiet thoughts.Among the broken twigs and crumpled paper,
A glimmer catches my eye, unexpected,
Beauty …
-
Jaket di Tangan
Di sudut kamar, jaket itu tergantung,
saksi bisu perbincangan malam.
Jam dinding berhenti di angka dua belas,
menyimpan detik yang tak pernah kembali.Aku tersenyum, meski bimbang mengintip,
dari balik mata yang pura-pura lupa.
Satu kata menghentak,
tenang.
-
Alarm dan Suara Adzan
Alarm berbunyi, mengusik pagi yang dingin,
jari menekan tombol, lalu diam.
Di luar, suara adzan magrib,
menyusup lewat jendela terbuka,
mengajak jiwa mengingat waktu.Setiap detik berlalu, membawa kenangan,
seperti embun yang menguap perlahan,
meninggalkan jejak samar di kaca,
namun tak pernah benar-benar hilang.
Ada rasa yang tertinggal di sudut hati.Mata terpejam, terbayang hari-hari …
-
Kaleng Biskuit dan Telepon
Di meja, kaleng biskuit bekas menganga
Tempat jarum dan benang berserakan
Mengisi hari-hari yang terasa panjang
Seperti napas yang kutarik perlahan
Sebelum suara telepon memecah sunyi
Mengulang kata yang pernah terucap
Tapi kini rasanya berbedaKata orang, hidup ini memang tak mudah
Seperti benang kusut yang harus diurai
Namun di sela keruwetan itu, ada senyum
…
-
Lorong dan Papan Nama Pudar
Di lorong kantor yang sepi, aku menunggu,
kursi-kursi berderet, kosong dan dingin,
detak jam terdengar jelas, memecah sunyi,
papan nama toko di seberang, pudar warnanya,
seperti cerita lama yang nyaris terlupaLangit-langit putih, menatapku tanpa ekspresi,
detik melambat, menggantung di udara,
sepatu-sepatu berlalu, meninggalkan jejak samar,
pintu tertutup rapat, menyimpan rahasia,
aku menanti, mencari makna …
-
Kipas dan Tikar di Ruang
Di depan kipas, rambut terurai
angin berbisik lembut di sela helai
pikiran melayang, menari bersama
di atas tikar yang digelar rapi
di ruang tamu yang sunyi
menatap seseorang di seberang
dan merasa tatapan itu kembaliHangat seperti air mata lama
kenangan mengalir tanpa suara
seperti aliran sungai di musim kemarau
mengingat hari-hari yang berlalu
menggenggam …
-
A Small Bracelet Under the
beneath the bed, dust whispers secrets
a small bracelet, forgotten, glimmers in the dim
motorcycle shadows dance across the window
while tired eyes search for meaningthe weight of days presses down, unyielding
yet empathy finds its way, weaving through
each link of metal, a story untold
as the heart beats, weary but resolutein …
-
Flowers at the Wrong Door
a memory, fragmented, like broken glass
delivered flowers, wrong address,
the street silent, a whisper of past
kain sarung on a plastic chair,
time's echo, in the hollow airmy future self watches, detached,
a spectator of my own missteps,
the weight of petals, misplaced,
lingering scent of roses,
lost in the mundane spacesa …
-
Papan Nama Toko Pudar
Di antara seruan pagi,
suara doa mengalir perlahan,
menyentuh jalanan sepi.Papan nama toko pudar,
mengisyaratkan kisah lama,
tertinggal di sudut kota.Menghapus waktu,
menemukan arti di sela bosan,
subuh yang enggan pergi.
-
Charger and Water Bucket
The cable winds and winds,
around my fingers, around my thoughts.
I seek clarity in the loops,
but the knots remain,
silent, silent… like a prayer
echoing in the tiled room,
where the water bucket sits.Repetition, repetition of days,
of breaths held in pauses,
of moments tangled in silence.
I ask, I wonder,
in …
-
Asbak dan Kabel Charger
Dia berbicara dari balik suara,
menggulung kabel charger,
seperti menggulung keraguan,
di antara abu rokok yang jatuh.Asbak penuh, katanya,
asbak penuh, dan hati terasa senyap,
tapi di dalam, suara-suara kecil berbisik,
mencari alasan di balik keheningan.Kabel terbelit di tangan,
seperti mengikat rasa yang tak terucap,
mengisi ruang di antara kita,
dengan pertanyaan yang …
-
Fan Whispers
In the room where echoes linger,
a fan hums a tune of old stories,
hair sways in the gentle breeze,
thoughts drift with the spinning bladesA woven mat spread across the floor,
holds secrets of feet that passed,
eyes trace the patterns of yesterdays,
as the fan whispers forgotten dreamsThe air grows warmer, …
-
The Silent Alarm
In the dim room, the alarm flickers,
a whisper of time that holds no power.
I reach out, fingers finding the switch,
silencing the call of morning's demand.
The ashtray sits, a testament to nights,
filled with thoughts that never speak.I look into the mirror, eyes meeting eyes,
searching for strength in the quiet …
-
Warung Kopi di Pinggir Jalan
di bawah lampu redup, bus malam melaju
aku duduk, mencoba mengingat-ingat
dompet tertinggal, rasa bingung menyelinap
di luar, warung kopi tampak sepi
asap mengepul lembut ke udara malam
berharap ada yang mengerti keraguan inilangit malam, saksi bisu kehilangan kecil
aku menatap cangkir kosong, meraba hati
cinta mungkin bukan jawabnya kali ini
hanya ada perjalanan …
-
Seragam dan Bus Malam
Di sudut kamar, baju seragam tergantung
Seperti menunggu bisikan dari perjalanan
Kau berbicara pada dinding, mencari
Jejak langkah yang tertinggal di bus malam
Kata-kata terhenti di antara spasi
Mengingat dompet yang hilang
Di balik kursi yang tak lagi bergerakRitme malam mengalun, kering dan berirama
Langkah-langkahmu bergetar, tak tentu arah
Seragam itu menyimpan cerita sekolah
…
