Puisi romantis merangkum perhatian sehari-hari: ucapan, dukungan, dan rencana bersama yang memperkuat hubungan. Informasi ditulis langsung ke inti agar tujuan bacaan—ucapan atau referensi—tercapai cepat.
Arsip ini menyediakan pilihan puisi romantis untuk perayaan, kartu ucapan, dan materi pembacaan puisi.
Di langit malam yang sunyi,
Aku tak gentar pada hantu,
Bukan karena …
Sang jiwa terkurung rasa
Sang raga terhimpit waktu
Untukmu yang jauh di …
Apa yang terucap di bibir ini?
Dengan angkuh kuungkapkan kebenaran..
Namun di …
hari ini…
aku ingin mengajakmu
menyusuri jalan kenangan
seperti saat kita pertama …
Ini jejak langkah kita..
Tentang harapan yang sederhana..
Perjalanan yang ingin kita …
Biarkan kenangan berlayar di lautan tanpa batas
karena harapan, taruhan terukir dalam …
Apa yang menggelora di jiwa ini
Bergetar-getar rasa tak terduga
Adakah aku …
Ya Tuhan, izinkan ku bersorak..
Karena kau anugerahkan cahaya terang.
Bintang berkilau, …
Di tengah sunyi yang menggema
Saat embun tak lagi bersembunyi
Saat mentari …
Saat cahaya mulai meredup
sebuah bingkai kau angkat
bukan itu yang kau …
Di persimpangan ini aku menunggu
Mengamati jauh ke ujung pelangi
Menelusuri lorong …
Ikatan ini seperti kopi,
amerah dan pahit,
secangkir hangat yang menghangatkan,
terkadang …
Kita melangkah di jalur yang berbeda
Namun aku percaya..
Kita bisa menemukan …
Ya Tuhan..
Terima kasih
Atas cahaya dan harapan
yang kau titipkan kepada …
Aku hanya serpihan es yang mencair di malam,
dan tak layak bersinar …
Sebelum embun mengering di pagi hari…
Menelusuplah engkau dalam jiwaku,
Selamanya kasih …
Kau dan aku berlayar di lautan tak bertepi..
Gelombang mengguncang perahu kita..
…
Ketika langkahku mengukir harapan..
Namun kenyataan..
Setengah jiwaku terkurung..
Saat kutatap cahaya …
Aku ragu menatapmu
Namun hatiku bergetar
Aku takut terjebak dalam rasa
Tapi …
Tak pernah ku anggap diriku bintang malam,
Yang bersinar di langit dan …
Bukan berarti aku tak ingin atau gentar melangkah.
namun aku tak ingin …
