Di sudut kota, lampu neon menyala,
Asphalt berkilau di bawah langkah cepat,
Bangunan tinggi menjulang, menantang awan,
Wajah-wajah terpaku, layar ponsel bercahaya,
Kehidupan mengalir, seolah tanpa henti.
Ruang kosong di antara gedung, suara mesin,
Kecepatan berbicara, kata-kata terpotong,
Sisa-sisa langkah, terbenam dalam kenangan,
Kota bernafas, dingin dan logis,
Tak ada yang terlewat, tak ada yang terulang.
Refleksi cermin, wajah-wajah tak dikenal,
Langkah tersusun, dalam ritme berulang,
Engsel pintu berkarat, waktu menyusut,
Satu detik, satu tarikan napas,
Satu pilihan, antara nyata dan maya.
Pikiran terpecah, antara kaca dan besi,
Nada dingin, suara yang tak bersuara,
Kursi-kursi kosong, menunggu pengunjung,
Di tengah kebisingan, sunyi terasa,
Kota ini, labirin tanpa ujung.

Leave a Reply