Bukan berarti aku tak ingin atau gentar melangkah.
namun aku tak ingin lagi mendengar suaramu terisak.
ketika perpisahan itu tiba.
bukankah angin berbisik, dedaunan menari pelan?
justru dingin tak mau pergi, merayap di ujung harimu.
cobalah kau ingat kembali pesan yang ku titipkan.
aku di sini menanti harapan ingin sekali menemuimu malam ini,
tetapi ku tahan lagi.
meski kerinduan ini telah bersekutu dengan kenangan-kenangan manis.
aku harus bersabar mengulang mimpi yang tak berujung.
sekali-sekali ku lihat kamu dari balik tirai yang sedikit terbuka.
namun kau takkan pernah tahu itu.
biar aku sendiri menanti…
Suaraku di Angkasa
Setiap detik namamu terucap, Di antara 7 bintang yang berkelip,…

Leave a Reply