kenangan yang menyakitkan
-
Embun Kesedihan
Butir embun menetes di dedaunan..
Diam-diam menyimpan rasa yang dalam..
Menyentuh hati yang terluka..
Keindahan hanya bayang-bayang yang samar..
-
Melodi yang Hilang
Malam ini kutulis nada yang paling sendu dalam syairku:
“Oh.. Kerinduan yang bergetar di angin.
Ketidakhadiranmu merobek sepi.
Bersamamu terasa terlalu singkat.
Saat lupa menanti seribu tahun.
Melepaskanmu adalah bab terkelam dalam balada musim semi;
Hujan masih turun sepanjang malam seperti hari-hari lalu;
Namun kehadirannya takkan sama lagi.
Pada akhirnya, akulah yang merintih.”
-
Jejak di Pasir
Langit senja merona, angin berbisik lembut
Jejak di pasir mengingatkan pada senyummu,
Membuatku terjebak dalam labirin kenangan,
Seolah waktu berhenti, tak ingin pergi,
Lalu ?!
Kemana aku harus berlari ?!
Kemana lagi aku bisa bersandar?
Arrgghh..
Kau telah berhasil !
Yup ! Berhasil menggores jiwa ini !
Yup ! Jiwa seorang pencari makna hidup !
Lalu kau sembunyikan luka itu,
Seolah kau …
-
Menyusuri Kenangan
Embun pagi membawaku pada nostalgia
Menggugah rasa akan kisah yang hilang
Tersenyum mengingat kita yang pernah ada
Terkubur di antara terang sinar mentari
Runtuh dalam jiwa yang ku sembunyikan
Terdiam dalam heningku..
Masih kita yang terindah..
Masih nada lamamu yang merdu
Masih kerinduan itu menggelora
Masih senyummu, tatapanmu, suaramu
Masih kita..
Menyusuri kenangan..
Di tepi …
-
jejak di pasir
aku melangkah di tepi pantai yang sepi
tempat di mana ombak menyapu jejakku
menanti bayangmu kembali menari
sejenak kukatakan pada pasir itu bahwa
aku ingin menemukan senyummu
yang hilang di balik horizon
di mana cahaya bulan menyimpan rahasia
serta harapan yang terbenam dalam gelombang
air mataku kutampung dalam kerang
yang pecah, menampung rasa yang terpendam
…
-
Cinta yang Terluka
Cinta,
sebutan yang kau berikan
mengguncang jiwaku, penuh luka dan rasa sakit
Saat kau ulangi kata itu,
aku merasa seperti terjebak dalam badai
Kilat dan petir berkilau lebih terang
Sejenak, aku terdiam dalam kesunyian,
teringat saat kau pergi menjauh,
meninggalkan jejak yang tak terhapus,
seperti bayang-bayang di senja.Cinta? Tidak! Maafkan Aku II
Detak…detak…detak…
Suara …
-
jejak di pasir
Jejak yang tertinggal samar,
Dihapus ombak yang berlari,
Tak kau tinggalkan pesan,
Namun hatiku terjerat dalam kerinduan.Suara angin jadi teman,
Menyanyikan kisah kita yang hilang,
Cinta yang kau sebut indah,
Kini hanya bayang-bayang di ufuk senja.Tiba-tiba kau pergi tanpa suara,
Meninggalkan hati yang tak berdaya,
Hilang dalam riuhnya gelombang,
Seperti pasir yang terbang.…
-
Pelabuhan Hati
Akulah pelabuhan,
Singgahlah, meski sejenak tak mengapa
Letakkanlah semua cerita di dekatku
Bersuaralah jika itu menenangkanmu
Mendekatlah, gulunglah sayapmu yang megah
Tancapkan jangkar di relung jiwaku
Hingga ikatan itu benar-benar menancap
Dan tak mampu kutolak rasa pedihnya
Jika semua telah usai, telah damai hatimu
Berlayarlah, sejauh aku tak lagi menatapmu
Tinggalkan, lupakan pelabuhan ini
Biarkan …
-
Jejak di Pasir
Langkahmu mengukir di pasir pantai,
Suaramu bergetar di antara ombak,
Kau bawa aroma angin yang hangat,
Perubahanmu seperti air yang mengalir,
Kehadiranmu membangkitkan rasa,
Namun aku terpesona,,,sangat terpesona,
Karena jejakmu,,menggugah semua yang terpendam,
Menggali rasa,,,merobek ketenangan,
Hingga terurai.
-
Jejak di Pasir
Di sudut pantai sepi,
aku melihat jejakmu,
puisi ini untuk kita,
untuk berbagi cerita,
soal ombak yang berdebur,
atau langit yang berwarna biru,
yang kini memudar,
seakan tak berarti,
meski tetap ada,
namun hampa,
karena kau pergi,
sungguh, kau pergi,
semoga aku menemukan jalan,
menuju cahaya baru.
-
Kisah di Ujung Senja
Cukup aku menyimpan rasa dalam sunyi,
Lalu menutup semua harapan yang terukir,
Lantas sebaris tanya menghantui pikirku,
Pernahkah namaku terucap di hatimu saat kau jauh dariku?Kau lihat langit yang kelabu itu,
Manakah yang lebih sabar,
‘Senja yang Terluka’ karya Sang Penyair,
Ataukah Senja Rinduku yang membasahi bait-bait saat mengenangmu,Selalu ada alasan,
Mengapa aku …
-
Ruang Hampa
Di tepi danau yang berkilau seperti cermin, aku menulis catatan, namun yang terungkap adalah bayang-bayang yang berlari di antara riak air dan cahaya yang seolah menari.
Sekali-sekali, seekor angsa melintas, mungkin mencari tempat berlabuh.
Untuk mengembalikan fokusku, aku kembali ke lembar pertama catatan itu. Yang terjadi justru lebih dari sekadar kerumitan; wajah-wajah yang mengasingkanku dalam …
-
Di Ujung Senja
kuharap kita dapat bertemu di ujung senja
seperti embun yang tak jatuh dan suara yang tak terucap
mengalir lembut, menari seirama alunan hati
sekelebat cahaya samar
aku menulis di atas pasir basah berbisik lembut
bola mataku terantuk bayang-bayang menanti
kemarin dan hari ini telah hampa dan sepi
esok semoga tak lebih kelam menyelimuti
kucari jejakmu …
-
Langkah Menuju Harapan
Jalan berdebu menuju pulau yang sunyi,,
terasing dari tawa yang pernah ada,,
terasa berat langkah ini,,
ketika teringat semua harapanmu,,
ku ingin kembali ke tempat yang hangat,,
ke pelukan yang selalu kuimpikan,,
namun ini jalanku,,
harus kutempuh,,
demi masa depan ini,,
agar tak sia-sia,,
semoga bisa,,
dan semoga selamat
-
Hening di Antara Bintang
Karena,
Takkan pernah kita bersua,
Maka aku menulis bait-bait jiwa,
Di mana semesta berputar sesuai harapanku,
Dan kau serta aku menjadi satu…Hanya bisa memanggil kenangan untuk mengusir sepi,
Namun ia datang dengan teman setia,
Selalu membawa kerinduan.
Terbayang suatu saat jari kita bersatu,
Terlelap bersama di bawah cahaya malam.
Hening ini selalu membawaku padamu
-
Secangkir Kenangan
Baru saja ingin kutawarkan secangkir kenangan yang hangat,
ternyata pagi lebih dahulu mencuri senyummu dari pelukan,
Baiklah, akan kuseduh pahitnya dengan pelan,
dan manisnya, biarlah menguap dalam cahaya mentari.
-
jejak di pasir
Di tepi pantai yang sepi, ombak
berbisik lembut
mengingatkan aku pada sosokmu.
Sosok yang kini terbenam dalam
lautan kenangan yang dalam.
Di mana kau kini, oh bayangku?
Tak ada jawaban, hanya
suara angin yang mengantar
kerinduan ini melambung.
Jejak-jejak kita di pasir
perlahan terhapus,
seiring waktu yang tak henti.
Tinggal rasa ini, menunggu
di sini, …
-
Melodi di Taman Sepi
hai melodi, apa kabar?
masihkah kau simpan cerita
yang kutitipkan pada irama lembutmu,
yang kutanam pada lirik-lirikmu?
mainkan dirimu, sebab aku merindukannya
jangan kau takut aku terluka
sebab ia yang mengajari untuk merelakan
telah ku relakan
dengan pengertian yang lebih dalam
ketimbang kesedihan yang ku pendam
yang kutenggelamkan dalam kesunyian
manakala kulihat senyumnya menari
sebab …
-
jejak di pasir waktu
terlalu naif diriku ini..
menyaksikan cinta dengan kesedihan..
aku yang tak paham arti kasih..
seperti tak memiliki arah..
saat bersamamu terasa biasa..
saat jauh aku merana..
kini ku sadari hakikat cinta..
saat kau bersanding dengan yang kau idam..
diriku menyimpan luka di hati..
mungkin aku terjebak dalam kenangan..
berharap kasih saat kau telah bahagia..
aku …
-
jejak di pasir
senja jingga di tepi laut
ombak berbisik sebelum malam tiba
hari ini angin laut membawa kabar duka
ikan-ikan kecil terjebak dalam jaring kesedihan
pantai kenangan di hati tinggal pasir dan kerang
-
Jejak di Langit
keterasinganmu sering menghapus jejak
yang kutoreh dalam hening malam
mengalirkan setiap detak jantungku
saat mengingat senyummu yang kau ukir
pada langit biru dengan bintang terindah
yang selalu menyiram kisah yang kutanam dalam bait
kuakhiri sajakku bukan karena tak peka
menyimak keadaan, maaf, berita datang terlalu mendesak
menjadi alasan mengapa sinyal yang kutinggalkan
berakhir dengan terlalu …
