Puisi rindu menampilkan kerinduan yang terukur: jarak waktu, rencana pertemuan, ingatan pada tempat atau kebiasaan tertentu. Tiap karya menyuguhkan konteks yang jelas agar emosi mudah diikuti.
Arsip ini memudahkan pembaca menemukan puisi rindu untuk surat, pesan singkat, dan bahan penulisan kreatif.
Senyap sore menanti mentari yang redup …
Kini semakin tenggelam dalam pelukan awan …
…
Di bawah jemuran, kau berlari
meninggalkan jejak kaki di tanah basah
tak …
Dinding retak mengisahkan rindu
Bau debu, samar mengintip harap
Kegelapan berbisik lirih
…
Asap rokok mengambang di udara
Kaki-kaki berdesir di trotoar keras
Lampu neon …
Menyapu sisa pesta yang telah berlalu,
gemerisik daun kering di bawah sapu,
…
Di tepi pantai yang sepi
Seorang pencari menatap ombak berlari
Ia sabar …
Di ujung malam,
seorang ini menanti dengan harap,
Sambil menghitung bintang yang …
Nasi uduk beraroma
nyala lilin meredup
suara langkah terhenti
lapis malam menunggu
…
Di tengah siang yang terik, nada dering berdering
menggugah memori yang tersimpan …
di sinilah suaraku,
Menggenggam harapan,
Karena bagiku waktu adalah penantian,
Menunggu adalah …
Asap menggulung di sela-sela dinding
Bau daging hangus menempel di langit
Kertas …
Di pantai selalu ada kerinduan
Yang tertinggal pada jejak langkah
Dan aku …
Malam merayap masuk tanpa suara,
seperti pesanmu yang kubaca ulang,
huruf-huruf kecil …
The door creaks open, unfamiliar faces
greet my awkward smile, hands clutching
…
Di tengah kota, bunyi berkilau,
Paku menanti, senyap tak berujung,
Gitar berdebu, …
The message lingers, unsent, in digital air
A pause, like the scent …
Dalam gelap, ponsel menyala redup
menyusuri wajahmu di antara layar
sekejap kilas …
Kadang seseorang memilih untuk tertawa,
Hanya agar tak perlu mengungkapkan kesedihan yang …
Di balik suara kereta yang menjauh
seorang ibu berkisah tentang pagi
dan …
Kujelajahi jejak waktu
kuputar cerita yang terukir
menghadirkan kembali saat itu
saat-saat …
Dua cahaya senja adalah sinar yang hangat
Dua cahaya senja berbicara dalam …
