Di tepi pantai yang sepi
Seorang pencari menatap ombak berlari
Ia sabar menunggu jejak yang samar
Namun kau keliru sahabat…
Jika mengira aku sekuat itu
Justru karena tak mampu menahan rasa
Aku selalu menumpahkannya di pasir yang basah
Dan sementara di langit
Waktu terus mengguratkan cerita tak berujung…
Tag Puisi: kerinduan yang mendalam
-
Jejak di Pasir
-
Detik yang Terlupakan
Di ujung malam,
seorang ini menanti dengan harap,
Sambil menghitung bintang yang redup,
Ternyata ia masih setia menantimu,
Karena kerinduan yang tak kunjung padam.
-
Di Ujung Senja
di sinilah suaraku,
Menggenggam harapan,
Karena bagiku waktu adalah penantian,
Menunggu adalah kesetiaan dan pada akhirnya pertemuan adalah cahaya…Memang,
Aku takkan pernah tahu apa yang terpendam di sana?
di relung jiwamu,
Adakah rasa rindu yang bergetar,
Seperti dentuman rindu yang riuh di dinding jiwaku,
Yang tak pernah pudar…Seseorang itu,
Sedang berjuang merajut mimpinya,
Mengemas semua kerinduan,
Belajar untuk melangkah pergi,
Nyatanya semua masih terikat di sudut ingatan…
Tak kuasa…
Beribu alasan untuk tetap bertahan di hatimu,
Pun demikian,
Selalu ada alasan untuk menjauh dari hatimu,
Tapi entah,
Hati tak ingin melakukannya…
Karena beribu alasanpun aku kerap merindukanmu…
-
Jejak di Hutan Sunyi
Aku melangkah kembali
Banyak yang tak dikenal
daun-daun bergetar, burung-burung, cahaya
serta embun yang terhampar di pagi yang lain
suara angin telah berganti dan kupunya rasa
juga disinari sinar yang berbeda
Hanya
Kesunyian tetap berdiam
Lebih sunyi aku di lorong-lorong hutan
lebih sunyi pula saat berada di antara
yang menanti dan yang pergi
Telinga kanan masih terpejam
ditarik kerinduan yang sesekali
seterang
petir
1952
-
Suara yang Terbenam
Gemuruh kini terdiam
di antara malam kelam
tak ada lagi pulau
yang di tengahnya ada api
bernama harapan.
setiap nada sepi
mencari si pendosa
agar berbisik dengan apa saja
tentang yang tak terungkap
oleh kata-kata.
dan saat kau mendengar ini
maaf, aku terjebak
-
Jejak di Pasir
Di pantai selalu ada kerinduan
Yang tertinggal pada jejak langkah
Dan aku mulai resah
Karena ombak tak ingin berhenti
Di pantai selalu ada harapan
Saat aku menunggu senja
Hingga aku terlelap
Sebelum dapat menemui
Di pantai selalu ada kisah
Ketika tangan saling menggenggam
Dan jiwa saling mengagumi
Di pantai tak pernah ada akhir
-
Hening yang Terluka
Kadang seseorang memilih untuk tertawa,
Hanya agar tak perlu mengungkapkan kesedihan yang menganga…
Apakah kerinduan masih kau simpan,
Meski kau sembunyikan dalam-dalam atau kau tenggelamkan dalam lautan…
Tentangmu,
Adalah pagi yang selalu membawa harapan dan tentangku,
Hanyalah malam yang terjebak dalam sunyi…
Dan di dalam hatiku, puan,
Ada hutan pinus tempat kau tanam semua kerinduan,
Hingga rasa ini menunggu kau petik satu per satu…
Mungkin kesepian tercipta sebagai ruang hampa,
Tempat kerinduan datang saat senja,
Mungkinkah…
-
Jejak di Pasir
Maka, biarkan sejenak begini
Sebuah jejak yang tertinggal di pasir
Mungkin waktu ini perlu untuk menghapusnya
Karena sebenarnya aku telah akrab dengan hadirmu
Dan sesungguhnya ada kerinduan yang mulai terukir
Sebab kini, aku tak lagi mampu menipu rasa
…
-
Dalam Kepungan Hujan
ujung jari menari di air,
seperti bisikan angin yang datang,
hati ini terkurung dalam kerinduan,
meski badai mengguncang jiwa,
dan aku tak berdaya,
sejuknya air menembus kulit,
ketika bersamamu,
aku terperangkap dalam rasa,
terhimpit dan tak berdaya.
-
Di Ujung Hujan
hujan kelabu di tengah sunyi,,
di tepian sungai aku menantimu,,
putih,,berkilau,,di antara dedaunan,,
awan di atasmu,,
kontras terasa,,
kau pun tersenyum,,
bergetar suara memanggilku,,
air matamu pun menetes di tanah,,
kerinduan oh,, kehangatan,,
disini akan kutumpahkan harapku,,
kugenggam lalu kutaburkan,,
berlutut dan berdoa,,
maka mimpi indahlah kau,,
esok kau pergi ditemani embun,,
malamnya aku menunggumu kembali,,
adakah pelangi yang indah untuk kita?
rupanya hanya hujan belaka,,
-
Jejak di Pasir
kemana kau berlari hingga debu menempel,
kesayanganku dengan langkah yang cepat,
aku mencarimu di antara riuh ombak,
dan menyusuri jejakmu yang samar,
aku menemukan kerang di saku bajumu,
aku tahu itu kerang kesukaanmu,
dan aku tahu kau bermain di tepi laut,
aduuh,, hatiku bergetar,
melihatmu,
amanku,, dan cahaya harapanku,,
-
Hujan di Ujung Jalan
Di sudut hati ini, awan menggantung kelabu
Yang beratnya lebih dalam dari lautan tak bertepi
Seuntai harap merayap di antara tetes air mata
Akankah kita bersinar seperti embun saat pagi menjelang
Hujan menyapa langkahku yang terhenti
Aku terdiam menatap jalan setapak yang berliku
Meski suara hati terbungkam menahan getir rasa
Namun jiwa ini masih saja berteriak penuh rindu!
Hujan, aku merindu…!!!
-
Jejak yang Hilang
Di tengah hutan sunyi malam ini,
apa angin juga merindukan langkah kita?
Atau hanya khayalku yang berkelana?
Aku pun ragu akan semua ini.Jiwamu yang melesat jauh menggores hatiku,
terlalu dalam untuk kuhadapi.
Menahan rasa yang telah terikat padanya,
dan takkan pernah kembali padaku.
-
Jejak yang Hilang
Apakah kau pernah merasakan,
Hangatnya cahaya saat malam menanti,
Saat hanya bisa menggenggam angin,
Yang berbisik lembut di antara harapan,
Namun kerinduan takkan sirna…Apakah…
Mengisahkanmu adalah jejak,
Jejak ini adalah rasa,
Rasa yang mengikatku padamu,
Maka percayalah, sajak ini ada untukmu…
Rinduku terperangkap,
Di antara detak waktu yang tak berujung,
Dan di antara rasa yang terkurung…
-
Mendengar Hati
Aku ucapkan kata-kata
Sebelum menjelaskan segalanya,
Tak ingin kau salah paham dan aku terjebak rasa.
Semua orang beranggapan keliru,
Bahwa aku hidup tanpamu.Tolong,
Jangan hancurkan harapanku.
Itu bisa membuatku kehilangan rasa padamu,
Saat kau selalu membuatku menyesal
Dan tak pernah percaya padaku.Tolong pahami masalahku kini.
-
Hening di Antara Bintang
Karena,
Takkan pernah kita bersua,
Maka aku menulis bait-bait jiwa,
Di mana semesta berputar sesuai harapanku,
Dan kau serta aku menjadi satu…Hanya bisa memanggil kenangan untuk mengusir sepi,
Namun ia datang dengan teman setia,
Selalu membawa kerinduan.
Terbayang suatu saat jari kita bersatu,
Terlelap bersama di bawah cahaya malam.
Hening ini selalu membawaku padamu
-
Di Ujung Senja
Aku terdiam di sini menanti,
Tanpa terasa bayangmu menghampiri,
Hingga waktu beranjak pergi,
Kekosongan ini menyelimuti,
Saat itu mungkin kau tak ada,
Saat hatiku merindukanmu,
Seperti embun yang menetes di pagi,
Dingin, hingga membeku,
Tak kunjung hangat,
Seperti dirimu yang tak kunjung kembali.
-
Hujan Kata
Bahasa ini mungkin tak sempurna,
namun lebih baik dari sepi,
meski jauh dari harapan kita,
namun cinta ini adalah kebenaran abadi.
Mencintaimu dengan sepenuh jiwa bersinar,
sebuah cerita di atas bantalku,
meski mimpi hanya terasa dingin,nterasing dalam hening yang kelabu.
Sebelum kau mengabaikanku,
pastikan kata-kataku tertata rapi.
-
Rindu di antara bintang
Di langit malam yang sunyi,
Aku tak gentar pada hantu,
Bukan karena sepi yang menyiksa,
Atau rasa jenuh yang membelenggu.
Aku resah akan cahaya,
Namun bukan tentang kehangatan,
Kecantikan, harapan dalam jiwa,
Di ujung malam, kerinduan bersua.
-
Sinar di Ujung Jalan
Sang jiwa terkurung rasa
Sang raga terhimpit waktu
Untukmu yang jauh di sana
Cinta ini bukan sekadar cahaya
Bulan telah menghilang dari pandang
Namun cinta ini takkan pudar dalam sepi
Walau hati tak berbalas rasa
Namun mencintai sepenuh jiwa
Perlu kau ingat cinta ini terpatri di antara jeruji
-
Detak Rindu
Apa yang menggelora di jiwa ini
Bergetar-getar rasa tak terduga
Adakah aku terjebak dalam kerinduan
Ataukah ini hanya ilusi semata
Sayang…
Tolonglah pahami getar ini
Tuhan…
Bimbinglah aku untuk percaya pada perasaan ini
