Persimpangan Sejarah

Di ujung jalan yang sunyi ini,
Kebenaran berbisik dalam angin sepoi,
Tempat yang menyimpan kisah tragis,
Menyebutnya saja, hati ini bergetar.
Di setiap sudut, terukir nama pahlawan,
Di atas batu karang, simbol perlawanan,
Namun tak semua yang mendengar,
Karena suara lembut penguasa yang menipu.
Persimpangan ini seolah terhenti,
Bawalah harapan saat kau melangkah,
Karena debu tanahnya menyimpan cerita,
Hingga air matamu bercampur dengan api semangat.
Tepat di tengah persimpangan ini,
Ada taman kecil, bunga dan embun pagi,
Bunga itu bunga harapan,
Yang terus mekar di hati pejuang sejati,
Embun itu embun keikhlasan,
Yang mengalir membawa cahaya pada jiwa.
Di tengah taman itu, sebuah prasasti,
Tertulis “Di sinilah jiwa-jiwa berjuang.”

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *