Puisi islami disusun dengan rujukan nilai ibadah, akhlak, syukur, sabar, serta hubungan manusia dengan Allah dan sesama. Informasi ditulis lugas agar pesan moral mudah ditangkap pembaca.
Arsip ini memudahkan pemilihan puisi islami untuk kajian remaja, kegiatan keagamaan, dan bahan refleksi harian.
Dari pengeras masjid, doa mengalun
Menembus kabut subuh yang tebal
Sementara gerobak …
Di bawah ranjang, terselip kenangan,
Gelang kecil, berdebu, terlupakan,
Seperti sisa doa, …
Di antara riuh suara malam,
Kau hadir dengan sinar harapan,
Meski langkahmu …
Kipas berputar, rambutku kering
Aku mendengar adzan dari kejauhan
Ragu mengendap di …
kepada Sang Pencipta
Tuhanku
Dalam keheningan
Aku masih memanggil namaMu
Walau berat …
Kepada kamu yang jauh, di sana
Aku menulis ini dalam jeda,
Menarik …
Dari pengeras masjid, doa mengalir pelan,
pelan suara hujan di atap seng,
…
Kakiku terbenam dalam pasir,
Tiada sinar mentari yang bersinar,
Hanya desiran ombak …
Alarm berbunyi, mengusik pagi yang dingin,
jari menekan tombol, lalu diam.
Di …
Terbayang, sunyi malam yang panjang
Hembusan angin membawa kenangan
Menghujam dalam jiwa
…
Di sudut kamar, menumpuk baju kotor
Aroma deterjen menyelinap dari laundry kiloan
…
Dari sudut mata, suara merambat
mengisi ruang dengan doa. Doa
mengalun pelan, …
In the hollow room, silence echoes
a prayer breaks through, gentle yet …
Pelaut itu berlayar di lautan sunyi,
Seorang diri menantang ombak tinggi,
Tenggelam …
Di tengah malam, sunyi memanggilku
Menelusuri rasa dalam relung jiwa.
Aku adalah …
Bukan demi cahaya senja kau
menyusuri jalan berliku
pohon-pohon berbaris sepanjang waktu
…
Di antara seruan pagi,
suara doa mengalir perlahan,
menyentuh jalanan sepi.
Papan …
Di suatu senja di pinggir laut yang tenang,
Seorang ayah duduk menatap …
Di halte ini, sunyi menyapa
teman di sebelah, diam
seperti pohon tua …
di pagi buta, suara doa menyeruak
mengalun dari pengeras masjid, pelan
aku …
Sepi namun tak sunyi,
Ragu tak ingin terlihat ragu,
Sedikit kecewa tapi …
