Ada bait-bait yang terurai
Dari nada bahagia yang terpatri
Melayang di udara, suara berbisik
Menggetarkan jiwa yang rapuh
Aku ingin menulis semua kisahmu
Keindahan kata-kata yang langka
Meski tahu tak pernah mampu kuungkap
Bagaimana menulis yang sukar diucap
Malam ini ingin menjadi saksi
Awal sejarah dan akhir hikmah
Pelangi kasihmu kemarin, kini, nanti
Diabadikan angin pagi yang lembut
Kutuliskan karunia Ilahi ini
Betapa dulu kau sangat dinanti
Betapa ayahanda menunggu dengan riang
Seperti peri yang turun ke bumi
Hari ini bunda merintih dalam sunyi
Menahan pedih yang tak terlukis
Namun bahagia saat kau membuka mata
Selamat ulang tahun, sayangku
Semoga riang mengisi sejarah hidupmu
Harapan masa depan yang terang
Kuat melangkah kala jatuh terparah
Hari bertambah usia, bertambah rasa
Ingatlah cinta ibunda selalu
Hari ini dia mempertaruhkan nyawa
Dan suatu saat kau pun akan mengerti
Selamat ulang tahun, anakku

Leave a Reply