Dinding retak mengisahkan rindu
Bau debu, samar mengintip harap
Kegelapan berbisik lirih
…
The screen dims, a quiet sigh escapes,
fingers linger on the keys,
…
Embun pagi membawaku pada nostalgia
Menggugah rasa akan kisah yang hilang
Tersenyum …
Asap menggulung di sela-sela dinding
Bau daging hangus menempel di langit
Kertas …
Di sudut ruang, suara menari,
Gurauan tentang janji, berulang,
Kata-kata manis, bumbu …
Di meja, kaleng biskuit bekas menganga
Tempat jarum dan benang berserakan
Mengisi …
Di sudut jalan yang salah
kau berdiri, diam
menggenggam peta yang pudar
…
kursi-kursi kusut, letaknya berserakan
sisa percakapan yang tak pernah terucap
di halaman, …
Di bus malam yang melaju, aku duduk tenang.
Lalu menyadari dompet tertinggal, …
In the hollow room, silence echoes
a prayer breaks through, gentle yet …
Dear sky, today I write with a smile,
as I watch the …
Berserak di lantai, serpihan kaca kecil
Berkerlip di bawah sinar pagi
Sapu …
Surat kabar tertinggal, di meja kopi.
Berita-berita, berbisik pelan.
Gelas bening, berembun, …
Pintu berderit di pagi yang terlalu sepi
menyusup angin dingin ke dalam
…
Menggulung kabel charger di tangan
seperti menyusun kembali serpihan hari
di rak …
kepada kaca yang berembun, kuusap pelan
menyeka jejak uap yang mengabur pandang
…
Di bawah atap seng, hujan berbisik
Mengetuk-ngetuk, mengisi ruang sunyi
Seperti pesanmu …
Di seberang jendela, angin pelan berbicara,
di sela-sela daun, ia menghitung bisik.
…
Suara doa mengalun dari pengeras masjid,
mengisi udara subuh yang masih basah.
…
Ada bait-bait yang terurai
Dari nada bahagia yang terpatri
Melayang di udara, …
Gerimis jatuh, tumpah di atap parkir
membawa suara yang tak pernah kau …
