kenangan yang menyakitkan
-
Jejak di Langit
keterasinganmu sering menghapus jejak
yang kutoreh dalam hening malam
mengalirkan setiap detak jantungku
saat mengingat senyummu yang kau ukir
pada langit biru dengan bintang terindah
yang selalu menyiram kisah yang kutanam dalam bait
kuakhiri sajakku bukan karena tak peka
menyimak keadaan, maaf, berita datang terlalu mendesak
menjadi alasan mengapa sinyal yang kutinggalkan
berakhir dengan terlalu …
-
SENJA yang terlewatkan
Mengapa kau hadir
dalam ingatanku
dengan cerahnya
Hingga aku menenun harap
untuk menahan sepi
Dan saat aku tersadar
Aku menjadi sosok yang tak pernah
lelah memikirkanmu
Kita yang terpisahkan
oleh waktu
Namun kau tak pernah jauh
Selalu ada dalam jiwaku
Tapi mungkinkah
kau merasakan hal yang sama
Ah, mungkin kau
hanya mengenalku
sebagai cahaya senja
…
-
Jejak Hujan di Pagi yang Dingin
Kukunci mataku….
dan datanglah ingatan-ingatan itu
Ada aku yang berlari di tengah hujan
Ada aku yang terdiam dalam pelukanmu
Ada kamu yang bernyanyi menghangatkan pagi
Tersentak aku terbangun dari lamunan itu
Kukembangkan mataku,, yang ada hanya sepi
Kukunci mataku kembali
Berharap ingatan itu mendekat lagi
Namun…..
Yang ada hanya kabut….
Semakin erat kupejamkan mataku
Semakin …
-
Serpihan Kenangan
Seperti daun kering yang melayang,
Dari pohon yang penuh cerita,
Kumohon simpanlah dengan hati-hati,
Karena angin bisa menghapus semua rasa,
Seumur hidup tak kan bisa kau rangkai,
Menyusun kembali serpihan yang terlewatkan.
-
MENYISAKAN KENANGAN
Hari-hari berlalu Tanpa jejakmu di sini
Apakah kau tahu Betapa dalamnya rasa ini?
Suaramu yang hanya terbayang
Membuat kerinduan ini semakin membara
Aku selalu mengingatmu
Namun, apakah kau pernah teringat padaku?
Kasih, di manakah kau kini?
Apakah hatimu merindukanku?
Atau kau telah melupakan janji kita?
Maafkan aku, kasih
Ku harus pergi menyingkirkan rasa ini
Kau …
-
Menyulam Hujan
Mengamati langit kelabu dari jendela
Butir-butir air menari
Menghujam tanah dengan suara lembut
Dalam nuansa biru yang membungkus malam
Yang dinginnya meresap hingga ke jiwa
Sulit rasanya saat aku menyadari
bahwa Hari terus melangkah tanpa jejak
Kecuali suara-suara yang datang dan pergi
Kesedihan merangkul sepi
yang kau tinggal tanpa kata
Entah siapa yang bersalah
Namun …
-
Menanti di Ujung Senja
Bukan berarti aku tak ingin atau gentar melangkah.
namun aku tak ingin lagi mendengar suaramu terisak.
ketika perpisahan itu tiba.
bukankah angin berbisik, dedaunan menari pelan?
justru dingin tak mau pergi, merayap di ujung harimu.
cobalah kau ingat kembali pesan yang ku titipkan.
aku di sini menanti harapan ingin sekali menemuimu malam ini,
tetapi ku …
-
Sisa Angin
angin malam berbisik lembut
menggugurkan harapan yang tersisa
ku tatap bintang yang kini redup
ku dengar suara angin yang berkeluh kesah
ia merindu
merindu akan segala cerita
yang menggores jiwa
demi ia, ia yang tak mendengar
suara hati yang kini merintih
rindu yang kini berhembus
membawa kembali
kembali pada saat-saat indah
rindu yang datang dengan …
-
Mencari Jejak di Hutan
Hutan berbisik di telingaku
Setelah menelusuri jalan berliku
Mencari jejak yang pernah terhapus
Tersapu angin, hilang tak berbekas
Fajar membangunkan harapanku
Ditemani suara burung berkicau
Setetes embun mulai mengering
Tertinggal jauh oleh waktu
Sinar pagi menyentuh jiwa
Menyambut lembaran baru yang kosong
Desah dan cita menjadi doa
Terjepit antara mimpi dan kenyataan
Aku merindukanmu,
Seperti …
-
Lagu di Antara Ombak
ombak malam menyapu kenangan
tersembunyi dalam relung hatiku yang bergetar
beberapa bait kembali seperti pasir
mengalir di aliran darahku yang berapi
kemudian memudar menyesapi getir
akan ketidakpahaman cinta yang tak terucap
oleh jiwa-jiwa setelahmu
jangan kau kira ada yang sebanding
dalam hal mencintai
tidak pula dengan embun pagi yang abadi
air mata akan menuntunku
kembali …
-
Menanti Suara Angin
Bagaimana bisa ku dengar angin
Saat telingaku hanya mendengar namamu
Bagaimana dapat ku rasakan cahaya
Saat sinar rembulan hanya mengingatkan padamu
Bagiku angin selalu berbisik
Entah di puncak gunung, antara dedaunan, malam
Selalu berbisik, hanya bagaimana
Bagaimana bisa ku mengerti
Jika aku hanya tahu nada yang kita ciptakan
Konyol memang, seribu bintang akan bersinar
Tapi …
-
Gema Dalam Hening
Kusambut pagi…
Melihat embun menari
Menyapa dedaunan yang segar
Biru, hijau, kuning berkilau di pelataran
Tak ingin ku berpaling dari bayangmu
Sang sinar harapan…
Sekilas,…
Muncul dalam ingatan kita yang pernah bersatu
Begitu cerahnya,
Senyum yang dulu menghangatkan hati,
Kini entah kemana…
Pelukan hangat tak lagi terasa
Genggaman tanganmu tak lagi ku rasakan
Bahkan,…
Bahu …
-
Sajak di Tengah Senja
Di sore yang tenang di bulan yang cerah;
Angin berbisik lembut menyapu dedaunan;
Di antara ranting, seorang penyair termenung;
Menciptakan bait-bait tentang kehilangan dan harapan:
Wahai kenangan senja yang tak terlupa;
Mengapa kau kembali saat cahaya mulai pudar?
Wahai irama angin yang mengalun lembut;
Kembali kau hadir dalam hening yang mendalam;
Suara lembut yang pernah …
