Menanti Suara Angin

Bagaimana bisa ku dengar angin
Saat telingaku hanya mendengar namamu
Bagaimana dapat ku rasakan cahaya
Saat sinar rembulan hanya mengingatkan padamu
Bagiku angin selalu berbisik
Entah di puncak gunung, antara dedaunan, malam
Selalu berbisik, hanya bagaimana
Bagaimana bisa ku mengerti
Jika aku hanya tahu nada yang kita ciptakan
Konyol memang, seribu bintang akan bersinar
Tapi satu yang pasti
Hanya suaramu yang ku nantikan

, , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *