Aku melangkah kembali
Banyak yang tak dikenal
daun-daun bergetar, burung-burung, cahaya
serta embun yang terhampar di pagi yang lain
suara angin telah berganti dan kupunya rasa
juga disinari sinar yang berbeda
Hanya
Kesunyian tetap berdiam
Lebih sunyi aku di lorong-lorong hutan
lebih sunyi pula saat berada di antara
yang menanti dan yang pergi
Telinga kanan masih terpejam
ditarik kerinduan yang sesekali
seterang
petir
1952
Tetesan di Ember
Menjelang malam, pesan terakhirdi layar, sunyi tak bertepigenteng bocor, tetesjatuh…

Leave a Reply