musim hujan telah tiba,
dan siap menari,
musim panas terbenam,
tak ada jejak,
akan kutemukan langkahku,
dan nyalakan setiap bintang,
katanya,
siapkan hatimu,
dan sampaikan pada dunia,
semua yang memilih harapan adalah jiwa yang beruntung.
Tag Puisi: mencari makna hidup
-
Mencari Cahaya
-
Menuju Cahaya Tak Terpadamkan
Aku yang terdiam,
Terkurung dalam ruang sunyi,
Akrap dengan keraguan,
Batasan mengelilingi.
Semua ini tentang cahaya,
Penyatu segala jiwa,
Setiap yang bernyawa pasti redup,
Menuju sinar abadi.
-
Jejak di Antara Bintang
Di tengah malam, sunyi memanggilku
Menelusuri rasa dalam relung jiwa.
Aku adalah cahaya berkilau,
Dari serpihan bintang yang jatuh.
Tak peduli seberapa keras ku coba,
Tetap saja terurai dalam keabadian.Kusadari di awal perjalanan,
Manusia lahir dalam kesendirian,
Saat di tengah jalan merasa sepi,
Itulah saat meneliti jejak,
Sebagai petunjuk untuk kembali.
Hingga tiba di pelabuhan sunyi,
Dimana harapan terbenam dan hikmah bersinar kembali.
-
Untuk Angin yang Berbisik
desir angin berputar di antara dedaunan
menghantar aroma harapan
seperti langkah pagi yang cerah.
namun percayalah,
aku akan bertahan
terlebih aku sangat mengerti
bahwa dalam hidup tak selalu ada jawaban.
-
Menemukan Jejak
Hentikan sejenak langkahmu,,
resapi deru ombak,,
siapa tahu disana,,
tersembunyi harapanmu,,
pejamkan matamu,,
hingga gelap menyapa,,
dibawah sinar bulan,,
hingga terang,,
akan kau temukan makna hidup ini,,
sepenuhnya,,
dan kau akan pulang pada cahaya-Nya
-
Detik Terakhir
sayangku..
masih adakah ruang,
untukku,
dalam sisa waktu ini,
secebis harap,
yang kuinginkan darimu,
hingga nafas ini terhenti,
kau boleh pergi,
sayang,
hati ini sunyi,
sepi,,tak berdaya,
dan tak terasa,
apa kau mengerti?
karena aku terjebak dalam kesibukan,
terlupa akan fitrah,
fitrah manusia,
aku terabaikan olehNya,
terlupa untuk mendekat,
sekarang Dia pun menjauh,
terimalah permohonan ini,
sebagai anugerah terindah di dunia dan di akhirat.
-
Kota Dalam Hening
apakah di antara derai hujan ini,
kota impianku terlahir?
menelusuri tiap sudut sunyi
yang tak terungkap; melambat, membeku
menghapus jejak
di batas keluh.
-
Menggapai Angin
Aku ingin merangkulmu,
Menyentuh setiap detak jiwamu,
Namun badai tak terduga,
Menghantam harap yang terpendam,
Rasa ini terjaga,
Seperti embun di pagi buta,
Tak mampu memberi arti,
Selalu terjebak,
Dan melayang dalam sepi.
-
Sujud dalam Cahaya
Di atas pasir suci aku berlutut
Mengagungkan dengan lirik suci-Mu
Laailalahaillallah …
Bising malam sunyi di relung jiwa
Menghadirkan-Mu dalam setiap …
Ya Rabb …
Aku bersujud kepada-Mu
Kepada yang mencipta
Kepada yang abadi
Kepada yang tersembunyi
Dalam aliran nafasku
Kencangnya detak jantungku
Suci ruh kalbuku
Hangatnya darahku
Jauhnya tatap mataku
Dalam harmoni pendengaranku
Banyaknya bisikan lidahku
Dalam kejelasan akalku
Dalam yang tak terhingga
Dalam yang tak terhitung
Aku rasakan kemuliaan-Mu
Kekayaan-Mu
Kesempurnaan-Mu
Dalam hidupku
Rabb … kini aku percaya
Kau dekat bersamaku
Lebih dekat dari denyut nadiku
Rabb …
Izinkan aku menemukan yang kucari
Ridhoi aku mencari yang hakiki
Dalam heningku kurenungi,kuhayati,kusimak,kudekap,kukasihi,kusayangi,kucinta
Dikau … dikau … dikau … Tuhanku …
Rabb … suburkan cintaku pada-Mu
Tumbuhkan yang belum kurasa
Indahkan jiwaku yang ingin merasakan ‘Manisnya Iman’.
Indahnya berkasih-Mu
Yang pernah dirasa mereka sebelumku
Yang selalu kudamba
Yang selalu kucari yang selalu kurindu
Sampaikan aku pada yang hakiki
Dengan lirik-lirik cinta dalam cahaya
Cahaya mengenal-Mu …
-
Dalam Hening Malam
Burung ini terus berkicau,,
Hingga aku terpesona mendengar,,
Burung ini katanya rapuh dan ringkih,,
Sangat peka,,
Mengapa ya…?
Ada makhluk yang begitu peka dan ringkih,,
Apa maksud Sang Pencipta menentukannya,,
Mungkin karena suaranya merdu dan tak berbahaya,,
Semoga Sang Pencipta menjaga langkahnya
-
Menanti Pelangi di Ujung Hujan
Satu harapan bagaikan tumpukan awan
Menanti pelangi di ujung hujan
Terjebak dalam labirin kesedihan
Hari-hari terjalani dalam kelabu yang mendalam
Impian tinggi hanyalah angan-angan
Berjalan menyusuri jalanan tak berujung
Hingga semua usaha kau curahkan
Mengharapkan hidup yang lebih cerah
Namun apa yang kau temui?
Tak satupun yang kau impikan terwujud?
Karena arah yang tak pernah pasti
Karena waktu yang kau habiskan
Kini sisa harimu…
Hanya bagaikan beban
-
Arus Tak Terduga
Di sungai mengalir tenang
di dalam jiwa bergejolak
sifat manusia tak terduga
setiap kata menyimpan rahasia
yang tak semua bisa mengerti
karena memikirkan semua ini
seolah tak berujung
takkan ada insan
yang mampu mengubah nasibnya
kecuali ia berjuang
kecuali ia berserah
kepada Yang Maha Kuasa
-
Sang Pelukis Senja
Tak lama kau melukis,,
Dan tak banyak yang kau tuangkan,,
Hingga para penikmat ini tak pelak,,
Menatap ke arah langit,,
Seperti kau melihat kanvas,,
Saat kau melukis sedikit,,
Kanvas menampilkan banyak,,
Seolah pelukis ini dewa,,
Seolah pelukis ini agung,,
Sangat mahir melukis,,
Tapi jiwa-jiwa menunggumu,,
Menunggu aksimu,,,saat ini,,untuk esok,,
Jangan jadi sang pelukis.
-
SANG SURYA DI BALIK AWAN
mengukir cahaya dalam gelapnya malam
hanya akan membuat rembulan itu
seperti embun pagi yang terhapus
oleh hangatnya sinar mentari.
sungguh, tak mampu aku mencari
sebuah makna yang terlampau samar,
dengan warna yang lebih pudar dari
cahaya bintang menjelma
keheningan di tengah riuhnya.jika kelak terlintas tanya dalam
benakmu yang bimbang itu,
dari apa jiwa para pelukis terlahir?
sebab hadapilah cermin yang
tak menyimpan rahasia;
awan berarak di pelupuk matamu,
nyanyian burung bersemayam pada
suara lembutmu, dan sinar pagi
mendamaikan hatimu.dan, kupastikan semua itu tak akan sirna.
lantas air mata, yang tak serupa
apapun dalam dirimu, ambillah,
karena hanya ia yang tersisa.
agar tiap goresan yang keluar dari
ujung kuas ini menjadi utuh
dan yang terlukis menjadi abadi.
-
Jejak yang Hilang
Saat yang terikat kini sirna,
Tentu Sang Pencipta tak berkenan,
Dan saat yang baru datang bersemi,
Tentu Sang Pencipta menginginkan…
-
Langkah Menuju Penuh
Saat cahaya pagi menyapa kita,
Bahwa jiwa memang harus tumbuh,
Bahwa jiwa memang harus memahami,
Tentang kehidupan,
Tentang keyakinan,
Tentang Sang Pencipta,
Tentang perjalanan,
Hingga masa mudamu yang hampir purna,
Bersama bekal untuk menembus langit,
-
Kedamaian Dalam Hati
Kedamaian ini tumbuh perlahan,
Dari kerumunan suara yang gaduh,
Keinginan yang liar dan tak terarah,
Hingga cahaya datang menuntun,
Mengajari kita akan arti,
Hidup yang penuh makna dan kasih.
Semoga kedamaian ini abadi,
Seperti embun pagi yang menyegarkan,
Penuh harapan, penuh keindahan.
