puisi tentang keindahan tersembunyi
-
Kain di Toko Sepi
Kaki melangkah di lantai berdebu,
toko kain sepi, angin berbisik pelan.
Ibu memegang kain, menimbang warna,
waktu terhenti sejenak.
Aroma deterjen dari laundry sebelah,
menyelinap masuk, mengisi ruang.
Diam tanpa kata, kita bertahan.Di antara pilihan warna dan tekstur,
mimpi menari dalam lelah.
Ibu tersenyum,
melihat kain merah muda.
Ada kebahagiaan yang tak terucap,
seperti …
-
Pintu Terkunci di Pagi Sepi
Di pagi terlalu sepi, suara
terdengar dari balik pintu,
mengunci cerita semalam
dalam lipatan kain sarung.Kursi plastik di sudut ruang,
menyimpan jeda panjang,
seperti napas terhenti,
menunggu detak berikutnya.Pahit yang bisa diterima,
mengalir pelan di pagi ini,
seperti kopi tersisa di cangkir,
menghangatkan dinginnya pagi.Pintu terkunci, namun retakan
membuka celah pada cahaya,
…
-
Kabel Charger di Warung Kopi
di warung kopi pinggir jalan, aku duduk
menggulung kabel charger yang kusut
seperti benang-benang kenangan
terurai tanpa ujung
perasaan aneh menelusup diam-diam
mengisi celah yang tak terucap
di antara hiruk pikuk lalu lalangaku berbicara kepada masa lalu
tanpa menuntut jawaban
hanya ingin mengurai simpul
yang mengikat hati perlahan
di bawah lampu temaram
kopi hitam …
-
Pintu Kamar Kos
Di balik pintu ini,
suara berbisik,
mencari celah,
di antara daun ketapang
yang gugur
satuMomen terhenti,
jeda panjang,
mengisi ruang batin
yang retak
seolah menunggu
keindahan
-
Bunga di Pintu Asing
Aku mengetuk pintu yang salah,
suara adzan magrib merayap,
mengantar harum yang tak dinanti.Di dalam keremangan, pintu terbuka,
wajah asing menatapku,
seperti mencari makna di kelopak layu.Terselip di retakan senyum,
sebuah keindahan tak terduga,
menemukan alamat di hati yang salah
-
Menunggu di Bawah Ketapang
di bawah ketapang tua, aku berdiri
mengamati daun-daun jatuh perlahan
seolah menari dalam angin yang lesu
langit menggantung awan mendung
membisikkan janji hujan yang tertunda
di seberang jalan, ojek datang dan pergi
meninggalkan jejak di aspal basahsesekali aku rindu pada ikatan
seperti ranting patah yang menunggu
untuk dipeluk kembali oleh pohon
tapi ada keindahan …
