Kain di Toko Sepi

Kaki melangkah di lantai berdebu,
toko kain sepi, angin berbisik pelan.
Ibu memegang kain, menimbang warna,
waktu terhenti sejenak.
Aroma deterjen dari laundry sebelah,
menyelinap masuk, mengisi ruang.
Diam tanpa kata, kita bertahan.

Di antara pilihan warna dan tekstur,
mimpi menari dalam lelah.
Ibu tersenyum,
melihat kain merah muda.
Ada kebahagiaan yang tak terucap,
seperti benang halus, mengikat kita.
Bukan tentang memiliki, hanya merasakan.

, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *