Debu menggelinding di jalanan,
Seolah kisah terpendam menunggu,
Batu-batu tua berbisik lirih,
Menyimpan rahasia langkah-langkah kita.
Langit kelabu menatap sinis,
Papan reklame berkilau menipu,
Manusia berlari tanpa arah,
Menyembunyikan wajah di balik layar.
Hati ini terperangkap di sudut,
Haha… mungkin takut pada cermin.
Tiada harapan untuk kembali,
Segalanya terjerat dalam kesunyian.
Apakah ini hanya berita usang?
Ataukah memang akhir dari sebuah kisah.
Tetesan di Ember
Menjelang malam, pesan terakhirdi layar, sunyi tak bertepigenteng bocor, tetesjatuh…

Leave a Reply