Lampu Neon dan Kota Sepi

Asap rokok mengambang di udara
Kaki-kaki berdesir di trotoar keras
Lampu neon berdansa, berkelip-kelip
Suara klakson hampa mengisi malam
Kafe-kafe sunyi, tersisih oleh layar
Bau kopi pahit menempel di dinding
Cinta terbuang dalam deru mesin

Buku-buku berserakan di rak kayu
Kursi kosong, tatapan menunggu
Gigi-gigi besi berkilau di etalase
Hembusan napas, tak terdengar lagi
Kota ini merindukan suara tawa
Rindu menara yang pernah berdiri
Gelap merayap, menggantikan cahaya

, , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *