Senyap di Ujung Jalan

Langkahmu menjauh, kami terdiam,
seakan waktu membeku di antara kita.
Yang tersisa hanyalah suara angin,
menyapu kenangan yang tak terucap.

Kehilangan ini seperti malam tanpa bintang,
gelap yang menyesakkan dada,
meninggalkan jejak di hati,
yang takkan pernah pudar.

Ibu,
setiap detik kami menunggu,
berharap bayangmu kembali,
dan jangan pernah berpikir,
untuk pergi lagi dari pelukan kami.

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *