toko ini sepi, ibu memilih kain
aku duduk di ruang tunggu
jam dinding berhenti di angka dua belas
dingin menyelusup dari lantai keramik
senyum penjaga toko tersamar
seolah kita bukan tamu pertama hari ini
sepi ini mengundang tawa kecil
luka lama yang tak sembuh
tertawa di antara kain-kain berwarna

Leave a Reply