Aku hanya biji hujan yang terjatuh di tanah kering
tak layak menyentuh …
Gelap tak selamanya,
Biar aku jadi lentera menerangi langkahmu,
Atau kita terjebak …
The rain taps gently on the tin roof,
a soft rhythm echoing …
Di toko sepi, ibu memandang kain,
tersembunyi bimbang dalam senyumnya,
gelas bening …
Aku tak bisa menjauh darimu
Hingga malam pun jenuh,
Detik dan menit …
Langkah demi langkah,, menapaki jalan,,
Berkeliling seperti angin di padang,,
Tanpa henti,, …
apakah di antara derai hujan ini,
kota impianku terlahir?
menelusuri tiap sudut …
Langkah berhenti di depan pintu, tenang
seperti bayangan pohon di sore hari
…
Kita tumbuh di ladang yang sama
Menyaksikan matahari terbit di waktu yang …
Dari jendela bus, kulihat tangan
menyapu serpihan kaca kecil,
di bawah papan …
Saat langkah bertemu,
Awalnya sepi,
Ketika matanya menatap,
Aku pun terpesona,
Detik …
Dalam hening senja;
Kau menjadi embun yang menetes
Di atas daun-daun yang …
Tumpukan bayangan, kayu retak,
lewat jendela kaca yang samar,
kepingan senja diam …
Di masa kecil, aku sering berkhayal,
Bersama bintang-bintang di langit malam,
Kuyakin …
sore,
sering mengingatkan aku kepada embun
Ketika pagi,
sering mengingatkan aku kepada …
Di bawah rintik, aku berdiri
Menghadapi jendela berembun
Mencari arti di balik …
Dalam gelas bening berembun,
kopi dingin menunggu,
percakapan itu tiba
menyusup lewat …
Di ruang tunggu yang sepi,
udara mendekap erat,
tanpa kata, kita melepaskan
…
Di balik kabut pagi yang pelan
aku menyisir rambut dengan tenang,
ember …
Mengapa aku harus menatap langit
ketika bintang-bintang tak lagi bersinar
Mimpi yang …
Aku menerima Sang kaca
Kaca retak berkilau yang berwarna
Cahayanya cerah sekali.. …
